Pages

Tuesday, June 17, 2014

BELAJAR MENYUSUN ANALISA BISNIS KONSEP “DAPOER ROLASAN” RESTO KULINER SEDERHANA DI KOTA WONOGIRI...... part 3

Lanjutan Part 2 ..... Bagi yang belum baca silahkan baca dulu part 1 http://adf.ly/pf2an dan Part 2 http://adf.ly/pdRtx



B. Analysis SWOT  “Dapoer Rolasan”
1. Strength (Kekuatan bisnis)
Mempunyai kekuatan menu yang berbeda dengan warung makan yang lainnya yaitu diversifikasi menu, ragam sambal, dan cita rasa menggugah selera.
Tempatnya strategis di lokasi jalan protokol dan berada di sekitaran kantor/instansi swasta/pemerintah.
Rasanya sangat mantap
Harganya cukup murah ,terjangkau, Pelayanan memuaskan, rapi dan bersih.
Parkir memadai.
2. Weaknesses (Kelemahan)
Jam pelayanan antara 08.00 s/d 16.00 WIB
Belum ada pengembangan cabang
3. Opportunities (Peluang)
Di gemari para pekerja baik di Instansi Pemerintah/Swasta
Tempat untuk bertukar pikiran termasuk lokasi yang bagus untuk berdiskusi tentang enterpreneurship, mengingat konsep “Dapoer Rolasan” juga berawal dari penggalian ide bisnis yang dilakukan di komunitas anak muda Wonogiri
Ciri khas pelayanan “RANTANG ID” menjadikan segmen bisnis ini menjanjikan utuk pengembangan.
Sistem yang mudah di duplikasi untuk dilakukan di daerah lain sehingga memungkinkan pengembangan cabang/kerjasama dengan pihak lain.
4. Threats (Ancaman)
Banyaknya persaingan bisnis kuliner;
Harga yang naik atau tidak stabil bisa membingungkan pengusaha untuk menentukan harga.













Lanjut ke Part 4

Monday, June 16, 2014

BISNIS DENGAN CARA YANG KREATIF DAN TANPA MODAL UANG YANG BANYAK ..... Part 1

Pertama yang ingin saya tanyakan kepada anda semua : Percaya nggak kalau internet itu bisa menghasilkan uang ?
Pastinya percaya ya!! Kalau ada yang belum percaya semoga segera di beri kelapangan pikiran (he he he he). OK! Lanjut ke materi.
Banyak hal yang bisa terjadi di diri kita dengan internet. Akses kita melalui internet pun dah nggak kebatas caranya. Fungsi internet pun nggak semata-mata hanya sebagai referensi informasi yang kita butuhkan. Ada yang bahkan menjadi sebuah kebutuhan pokok ketika internet menyuguhkan berbagai macam media sosial. Contohnya melalui Facebook, Twitter dll. Simplenya status dan semacamnya sekarang berkembang perannya sebagai media aktualisasi diri.
Terbukanya kesempatan membangun pertemenan, adalah kunci pokoknya. Entah nyatanya kenal apa  nggak, pernah ketemu apa belum itu nggak pernah jadi masalah.
Meski banyak hal yang terkesan negatif, namun sebagai wirausahawan yang dituntut untuk selalu memiliki poistif thingking, kondisi di atas sebenarnya adalah lahan market terbesar yang bisa diolah oleh siapa saja. Maka sungguh bijak bagi diri kita saat ini apabila kemudian kita berani mengubah segmen kebutuhan akan internet dari awalnya iseng, berkembang ke serius hobby, dan akhirnya bisa ke pokok kebutuhan dengan pola penghasilan. Yups ..... Now U are on the right opinion.
Caranya gimana ? Produknya apa ? dan kepada siapa kita jual ?
Nyantai guys .... pelan-pelan ya .... kalau semua dijawab dengan gaya sekolahan dijamin pada nggak lulus nanti. So .... this is my story. Simple experince to make dollar with your simple ability.
Siapa yang nggak kenal Galau sih ?
Ariel Noah dengan galau nya bisa booming kan lagu "Dara". Rumor dengan Galau nya bisa booming kan "Butiran Debu". Nah ... artinya galau adalah produk yang menjanjikan. Terus hubungannya dengan ke diri an kita apa ya ? Apa benar Galau nya kita bisa ditukar dengan Dollar ?
OK. Pertanyaan anda semua dah menjurus ke hal yang lebih spesifik. Sepakat dulu kalau Galau adalah sebuah produk. Dan agar supaya dan bagaimana itu bisa laku jual maka ya harus di kemas secara menarik. Ini kongruen dengan bisnis snack/makanan ringan gan. Kalau dijualnya itu dengan bungkus yang nggak menarik ya susah lakunya, tapi kalau dijual dengan bungkus yang menarik mudah lakunya. Artinya Galau di diri kita harus benar-benar dikemas dengan luar biasa. Noah dan Rumor perlu sebuah lagu untuk mengemas galau nya, dan kita ..... ya pastinya beda!! dan di segmen pembahasan yang ini kita menyebutnya "Bisnis packing". Galau perlu dikemas lebih marketable, perlu dipolakan dengan struktur dan perlu dikembangkan dengan bahasa yang up to date bagi pasar.
Kenyataan yang nggak boleh dipungkiri di diri kita, kaitannya dengan seluruh pembahasan di atas adalah sebagai berikut :
1. Kita butuh internet setiap hari;
2. Kita selalu mebuat status setiap hari;
3. Kita selalu mendapat perhatian orang setiap hari entah koment, like retweet atau yang lainnya; (Kalau yang nyetatus trus nggak ada yang koment ya benar-benar kelewatan.... perlu dilatih nyetatus dulu itu)
4. Kita mempunyai potensi untuk membuat opini publik, mengarahkannya pada model kecanduan dan akhirnya ketergantungan luar biasa layaknya Anime Naruto yang selalu ditunggu update episodenya di hari kamis oleh berjuta-jutan orang didunia (http://adf.ly/pdW2I).
5. Kita bisa membuat produk sendiri, dan galau adalah produk trend yang bisa dipacking agar lebih menjual.
6. Dilanjutkan besuk ya ..... tunggu aja part 2 nya.

SALAM SUKSES SELALU LAH.... PERCAYA LAH PADA DIRI ANDA!!!

BELAJAR MENYUSUN ANALISA BISNIS KONSEP “DAPOER ROLASAN” RESTO KULINER SEDERHANA DI KOTA WONOGIRI ..... Part 2



II. Konsep Bisnis

A. Rencana Bisnis
Perencanaan bisnis dari segi metode palayanan “Dapoer Rolasan” dikuatkan dengan konsep yang sudah dipaparkan di atas. Dari sisi metode promosi dilakukan dengan promo offline by leflet, spanduk dan banner. Promo online menggunakan jejaring sosial Facebook sekaligus dengan meng update foto menu dan daftar menu di akun resmi “Dapoer Rolasan” https://www.facebook.com/dapoer.rolasan . Sekalian ya Guys.... Yang belum join di FB ini, dianjurkan untuk segera join.
Proses pembuatan menu dan cara penyajian yang bersih dan berkonsep sederhana menjadi andalan di “Dapoer Rolasan”. Pengunjung akan di ajak untuk merasakan kondisi “full family condition”, tanpa formalitas dan lebih ke arah kesederhanaan ala “Warung Tegal”.  Masalah harga juga dengan harga yang sangat terjangkau dapat meringankan para pembeli khususnya para pekerja yang lebih memilih makan siang dengan konsep sederhana tapi tetap dengan mengunggulkan cita rasa.

 JANGAN LUPA KUNJUNGI LOKASINYA DAN NIKMATI SERVISE PELAYANANNYA .... DIJAMIN PUUOOOOOLLLLLL PUAS NYA!!

Saturday, June 14, 2014

BELAJAR MENYUSUN ANALISA BISNIS KONSEP “DAPOER ROLASAN” RESTO KULINER SEDERHANA DI KOTA WONOGIRI...... part 1




I.     Latar Belakang    
Sebelumnya mohon ijin kepada Mas ku “Mas Indro” My Big Brother... ndak ada maksud apapun mengulas dan berkomentar seperti ini kecuali hanya untuk saling membagi spirit dan mimpi yang lebih besar, untuk hidup yang lebih baik di masa mendatang.
Bisnis di sektor usaha makanan (kuliner) merupakan salah satu bisnis yang sangat diminati oleh masyarakat. Hampir di setiap sudut lokasi entah disebut strategis atau bahkan sama sekali nggak strategis, bisnis ini merupakan pilihan favorit untuk dijalankan. Makanan sebagai kebutuhan untuk kelangsungan hidup yang akan terus dicari mungkin menjadi alasan mendasarnya, paginya breakfast, siang nya “lunch” dan malamnya dinner. Seabreg alasan mengikuti ketika bisnis ini dijalankan tanpa pandang waktu. Menariknya, konsep “Dapoer Rolasan” sesuai sebutannya memang di buat dengan penyajian makanan bagi yang membutuhkan “Lunch” dengan menu layaknya makanan rumahan dengan pemantapan rasa yang lebih menggugah selera. Keberagaman menu pun selalu update dengan penyajian variasi sambal yang beraneka macam. Nama nya aja “Rolasan” atau istilah yang mewakili orang untuk istirahat di Jam 12 (rolas- an).
Dapoer Rolasan selain dengan aneka sambel juga dilengkapi dengan lauk pauk yang berprotein. Warung yang menyajikan beraneka macam sambal dan lauk yang berprotein merupakan sasaran bagi pekerja kantor baik instansi pemerintah maupun swasta dan masyarakat umum lainnya. Kebersihan juga menjadi salah satu hal terpenting di Dapoer Rolasan. Meski dengan konsep sederhana, tapi dijamin dengan level kebersihan dan higeinitas yang tidak diragukan.
Bisnis ini berkembang dengan 2 (dua) metode pelayanan pelanggan. Pertama, disajikan dengan cara konvensional ketika masyarakat berkunjung langsung ke “Dapoer Rolasan”. Dan kedua, ketika masyarakat menghendaki dengan pola catering antar jemput, dengan brand metode nya di sebut “RANTANG ID”. Keunggulan dari konsep yang kedua adalah penjaminan kualitas makanan sekaligus kualitas eating utensil nya (he he he he peralatan makan nya maksudnya). Ketika masyarakat join untuk jadi member RANTANG ID maka dia akan langsung mendapat hak khusus “RANTANG” (alat pengemas catering berupa lunch box, sendok, garpu) yang dijamin tidak akan tertukar dengan pelanggan lainnya. 

Lanjut ke Part 2 ...........